Sabtu, 19 Mei 2012

proses sosialisasi dan karir


A. karir yang efektif
dalam proses karier yang efektif, dibutuhkan kerja keras dan tekat yang kuat dalam mengembangkan kariernya, adanya dasar pendidikan yang baik dan pengetahuan sebagai penunjang tercapainya karier yang efektif tentunya sesuai dengan jurusan pendidikan yang telah dijalani, karena iformasi yang diperoleh  selama diperguruan tinggi mempengaruhi kemampuan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut sehingga dapat mengevaluasi yang sudah ada dan tidak terlalu sulit dalam memperoleh karier yang baik.

B. jalan karier realitik
  • Tidak semua karyawan (manajemen dan nonmanajemen) memiliki perencanaan karir yang jelas dantertulis. Begitu pula yang terjadi pada perusahaan. Akibatnya tidak jarang para karyawan melakukan protes kepada perusahaan tentang masa depan karirnya yang tidak jelas. Ketidaktahuan batasan tentang karir dengan segala aturannya manambah permasalahan ketidak-puasan di antara karyawan. Kalau hal ini dibiarkan berlarut-larut maka akan timbul suasana kerjayang tidak nyaman yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan dan perusahaan..
  • Karir adalah semua pekerjaan yang dipegang seseorang selama kehidupan dalam pekerjaannya(Keith Davis dan Werther W.B; 1996). Komponen utama karir terdiri atas alur karir, tujuan karir, perencanaan karir dan pengembangan karir. Alur karir adalah pola pekerjaan yang berurutan yang membentuk karir seseorang. Tujuan karir merupakan pernyataan tentang posisi masa depandi mana seseorang berupaya mencapainya sebagai bagian dari karir hidupnya. Tujuan ini menunjukkan kedudukan seseorang sepanjang karir pekerjaannya. Perencanaan karir merupakan proses di mana sesorang menyeleksi tujuan karir dan arus karir untuk mencapai tujuan tersebut, sedangkan pengembangan karir seseorang meliputi perbaikan-perbaikan personal yang dilakukanuntuk mencapai rencana dan tujuan kariernya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar